Maaf Ibu ..

Hari ini, aku menunjukkan kelemahanku pada ibu..
Saat itu pula, ibu menunjukkan raut paniknya padaku..
Aku terjatuh tak berdaya saat mencoba bangkit dari tempat tidur, keringat mengalir diseluruh tubuhku dan dunia pun seakan berputar..
Ibu pun bergegas menolongku, membopongku kembali ke tempat tidur dan membuatkan secangkir teh madu hangat..
Pada akhirnya titik terlemahku terkuak, aku memuntahkan semua yg ada dalam perutku dan.. ibu tetap membantuku memijat leher serta punggungku.. dan ibu pula yg membersihkan semua..
Aku menangis saat itu, aku bertekad tak akan membuat ibu panik, susah ataupun membebaninya akan penyakitku ini..
Tapi nyatanya aku merepotkannya, aku membuatmu susah untuk kesekian kalinya..
Maafkan aku ibu, maafkan aku..
Andai aku bisa seperti yg lain, aku takkan mungkin menyusahkanmu…
Selama ini, aku berdiam diri berusaha menyembuhkan penyakit ini.. aku tak mau membebanimu ibu.. ayah..
Aku tak mau disebut sebagai orang sakit lagi..
Maaf.. aku belum bisa menunjukkan kesuksesanku pada kalian.. saat ini aku hanya bisa menunjukkan kelemahanku..
Maaf.. maaf…

me curhat ibu maaf